Minggu, 17 Agustus 2014
Senin, 23 Juni 2014
PHK ITU BERKAH
Tahun 2002 - 2003 banyak Perusahaan Negara dan Anak Usahanya di jual oleh Pemerintah dengan berbagai alasan. Salah satu anak perusahaan tersebut adalah PTP.Agrintara Batam ( Produk Minyak Goreng ) tempat saya bekerja.
Saat itu timbul keraguan akan masa depan tetapi Alhamdulillah tak lama setelah Istri diterima sebagai PNS. Dari uang PHK tersebut bisa membeli rumah sekalian renovasi.
Dan mulai usaha dengan mempekerjakan teman kerja dulu. Tapi apa mau dikata, semua modal habis dilarikan mereka. Setelah itu kerja di suatu yayasan, tapi hanya tahan 2 hari karena gak enak diperintah-perintah orang, apalagi saya mengidap darah tinggi.
Dan mulai usaha dengan mempekerjakan teman kerja dulu. Tapi apa mau dikata, semua modal habis dilarikan mereka. Setelah itu kerja di suatu yayasan, tapi hanya tahan 2 hari karena gak enak diperintah-perintah orang, apalagi saya mengidap darah tinggi.
Tahun 2005 mulai bantu istri berjualan Tupperware. Alhamdulillah, dari jualan tersebut bisa beli Rumah, Mobil dll. Setelah istri mempunyai karyawan saya mencoba bisnis Durian.
Walau pendapatannya kecil tetapi ada kepuasan mempunyai usaha sendiri. Kerja bisa dirumah sambil mengawasi perkembangan anak. Koq..dipikir, kenapa gak dari dulu setamat kuliah buka usaha. Tetapi lebih baik terlambat daripada tidak sama sekali.
Minggu, 20 April 2014
TARUTUNG ATAU KOTA DURIAN
Pohon durian sebagai pertanda awal
berdirinya Kota Tarutung memang masih tumbuh tegar saat ini dan menghasilkan
buah yang lebat. Pohon ini menjadi
ciri Kota Tarutung dan pohon durian tetap
terawat dalam lingkungan taman kota oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Tapanuli
Utara.
Pada akhir tahun di Kota Tarutung
akan terlihat banyak buah durian yang dijual dipinggir jalan terutama dikawasan pusat Kota Tarutung. Dengan
harga relatif murah.
Walau panamaannya sebagai Kota Durian ternyata buah durian yang
dipasarkan di Kota Tarutung bukanlah hasil perkebunan masyarakat Kota
Tarutung, namun buah durian berasal dari daerah lain terutama Pahae Jae dan Pahae Julu yaitu Kecamatan di Tapanuli Utara.
Dari berbagai sumber
Gambar :http://kikijuntak.blogspot.comMinggu, 02 Maret 2014
ENTREPRENEUR TANGGUH
Terlahir
tanpa memiliki kaki, Sidik selalu menjawab,
“Alhamdulillah sejak lahir saya sudah begini,” .
“Alhamdulillah sejak lahir saya sudah begini,” .
Meski tubuhnya tak
sempurna, sejak kecil Sidik tak pernah mau merepotkan orang. Ia selalu berusaha
melakukan semua aktivitasnya sendiri. Ia juga tak mau dipapah atau digendong.
“Saya tak
mau dikasihani orang, saya ingin sukses bukan karena orang kasihan pada saya,
tetapi karena kerja keras saya,” katanya lugas.
Dengan bekal
ijazah diplomanya, ia diterima di sebuah perusahaan kontraktor sebagai staf
personalia. Tapi belum lama ia bekerja, krisis moneter 98 menghantam dan
perusahaannya terpaksa tutup.
Maka dimulailah
periode Sidik menjadi pengangguran. Tapi ia tak mau lama-lama
menganggur.bersama istrinya Sidik kemudian memulai usaha membuat kerupuk dari
singkong.
“Dulu belum
ada merek, plastiknya pembungkusnya masih polos.” katanya.
Awalnya ia cuma memproduksi sekitar 100 bungkus kerupuk berukuran 2 ons dari bahan baku singkong 10 kilogram.
Awalnya ia cuma memproduksi sekitar 100 bungkus kerupuk berukuran 2 ons dari bahan baku singkong 10 kilogram.
“Saya beri
nama merek Cap Gurame, gurame adalah singkatan dari Gurih, Renyah, Enak,”
katanya tersenyum.
Semua
pekerjaan produksi dari mulai membeli singkong hingga memasarkannya ia kerjakan
sendiri dibantu istrinya. Setiap hari ia keluar masuk kampung menawarkan
kerupuk dagangannya ke warung-warung atau koperasi-koperasi di kantor
pemerintahan.
Beruntung
ada seorang pengusaha lokal yang melihat kegigihan Sidik dan akhirnya menyumbangkan
sebuah sepeda motor untuk operasional usaha. “Namanya juga tidak punya kaki,
saya sempat bingung juga, bagaimana mengendarainya?”Tapi Sidik tak kehilangan
akal, ia mendesain motornya agar tuas perseneling dapat dioperasikan dengan
tangan.
Kini, dari
hasil usahanya Sidik mengantungi keuntungan berkisar Rp 1-2 juta rupiah
perbulan. Meski jumlahnya kecil, apa yang diperbuat Sidik termasuk luar biasa.
Dengan keadaan yang terbatas, ia menjadi entrepreuner sejati.
Kegigihan Sidik berbuah manis. Ia terpilih untuk menerima Kick Andy Heroes 2010 Special Awards sebagai entrepreneur tangguh.
Kegigihan Sidik berbuah manis. Ia terpilih untuk menerima Kick Andy Heroes 2010 Special Awards sebagai entrepreneur tangguh.
Sumber : nonblok.com
Rabu, 08 Januari 2014
BUAH DURIAN UNTUK KEJANTANAN PRIA
Kebanyakan orang lebih mengebal durian dan efek negatifnya jika dibanding khasiatnya. Jarang yang mengetahui buah durian dan khasiatnya untuk meningkatkan gairah seksual. Padahal buah durian adalah obat kuat yang cukup jitu meningkatkan libido.
Durian juga memiliki banyak manfaat seperti penyembuh luka. Kandungan alkohol dalam durian berguna untuk mengobati luka. Durian juga berkhasiat bagi mereka yang memiliki tekanan darah rendah karena durian mampu memproduksi hemoglobin dalam darah. Jus durian bisa juga anda gunakan sebagai pengganti jamu kuat lelaki yang lebih alami dan aman dikonsumsi.
Durian dan khasiatnya untuk meningkatkan gairah seksual belum banyak diketahui. Padahal kandungan alkohol dalam durian yang cukup tinggi bisa membantu anda memanaskan tubuh, durian mampu membakar gairah seksual anda sehingga pria yang bermasalah dengan disfungsi ereksi bisa dibantu dengan durian. Biasanya ereksi yang sulit ini juga disertai dengan ejakulasi dini. Keduanya menjadi masalah yang akrab dan sering ditemui pada pria. Masalah seksual tersebut juga sangat mengganggu hubungan anda dengan pasangan ketika di ranjang. Hal ini juga cukup mengganggu bagi kaum wanita.
Dari berbagai Sumber
Dari berbagai Sumber
Senin, 10 Juni 2013
MANFAAT LUAR BIASA BUAH DURIAN
Manfaat Luar Biasa Buah Durian - Buah dengan aroma yang
sangat menyengat namun memiliki rasa yang sangat lezat, setidaknya itu menurut saya, karena banyak juga yang tidak menyukai buah dengan kulit yang berduri ini, jangankan mencicipinya, mereka yang pertama kali atau memang tidak menyukai buah durian saat mencium aromanya saja sudah merasa terganggu. Sampai-sampai saya pernah membaca artikel bahwa buah durian dilarang di negara tertentu karena aromanya tadi. Namun disini saya tidak akan membahas mengenai aroma/rasa buah durian, melainkan khasiat/manfaat buah ini.
1. Mencegah Penuaan Dini
Vitamin C yang terkandung dalam durian merupakan bahan baku pembuatan kolagen. Seperti kita ketahui bahwa kolagen adalah faktor penting dalam menjaga keremajaan kulit. Tak hanya itu, kolagen juga berperan penting dalam menjaga kesehatan pembuluh darah, tulang tendon, dan ligamen.
2. Mencegah Depresi
Kandungan vitamin B6 yang terdapat dalam buah durian juga dapat membantu memproduksi hormon serotonin. Hormon penting yang membuat suasana hati Anda menjadi lebih baik sehingga mencegah Anda dari risiko stres dan depresi.
3. Meningkatkan Kemampuan Otak
Sebuah studi yang dilakukan di Twickenham, London, Inggris, menyebutkan bahwa 200 pelajar diminta untuk mengonsumsi buah durian dalam jumlah cukup pada saat sarapan, istirahat, dan makan siang. Hasilnya, lebih dari 80 persen siswa mengalami peningkatan kemampuan otak dalam menyerap pelajaran dan lebih berkonsentrasi terhadap pelajaran yang diberikan.
4. Obat Tidur Alami
Bagi Anda yang susah tidur dan jarang mendapatkan tidur berkualitas, mungkin mengonsumsi durian bisa menjadi solusi alternatif yang tepat. Kandungan amino triptofan dalam durian dapat meringankan kecemasan, insomnia, dan menciptakan perasaan euforia dengan cara meningkatkan kadar serotonin pada otak. Serotonin merupakan zat penting untuk mengatur siklus tidur yang bekerja sama dengan zat lain yakni melatonin.
Tetapi hati-hati, buah durian dapat mengganggu kesehatan jika dikonsumsi berlebihan. Atau yang paling parah dapat mematikan jika dibarengi dengan minum minuman beralkohol. Agar buah durian dapat dirasakan manfaat sehatnya, cukup konsumsi 100-200 gr saja sekali makan.
Sumber : http://blog.sehat.info
Sabtu, 23 Maret 2013
MIMPI
Mimpi hanya merupakan sukses yang tertunda,asalkan orang yang
bermimpi segera bangun dan berusaha keras untuk mencapainya.Mimpi,yang
merupakan nama lain dari berpikir,merencanakan,berusaha,memegang teguh
cita-cita mimpi dam memiliki kemauan yang keras untuk meraih
kesuksesan,ibaratnya bintang-bintang;mereka adalah penuntun kita menuju nasib
kita sendiri.
Setiap kesuksesan yang luar biasa awalnya hanya merupakan mimpi.Ia kemudian diterjemahkan ke dalam tindakan agar mimpi tersebut bisa menjadi kenyataan.
Mimpi merupakan benih realitas.Dia akan berakar,kemudian
berbunga.Ia menjadikan hidup menjadi berarti.Kita tidak boleh kehilangan
kemampuan kita untuk bermimpi.Ia berasal sebuah kehidupan kita yang lebih baik
dan hari esok yang lebih baik pula.Ia berasal dari mimpi kita tentang masa
depan yang lebih baik.
Biarkan semangat Anda mengembara.Jangan pernah takut untuk
melompati konvensi social temporer menuju jalan baru.
Beri imanijasi Anda kebebasan untuk menciptakan harapan bagi
setiap mimpi yang bermula dari harapan.Kekuatan hartapan akan meningkatkan
keyakinan,keyakinan menjadi keteguhan hati,dan keteguhan hati menjadi tindakan.
Harapan merupakan mimpi orang yang bangun.
Kembangkan harapan Anda.Jadikan mimpi anda sebagai bintang pemandu
untuk membantu menghindari banyaknya tikungan palsu yang bisa membelokkan arah
sebelum akhirnya mencapai tujuan.Biarkan ia memandu dan mengarahkan Anda ke
dalam kesuksesan.Kita harus berani bermimpi hal-hal yang tidak mungkin.Dalam
hal yang sama,kita harus mengarahkan diri kita ke hal mimpi kita menjadi
kenyataan,maka kita arus bangun dan bekerja keras untuk meraihnya.
Oleh kartena itu,jangan takut bermimpi,sekalipun mimpi yang besar sekali.Karena mimpi kita dengan realitas,sejauh harapan kita terhadapo mimpi kita.Sejak hari ini,mulailah untuk merealisasikan mimpi Anda.
The Power Of Success : Jonatan Saturo
Minggu, 20 Januari 2013
AYAM BAKAR WONG SOLO
Puspo Wardoyo lahir di Solo 10 Januari 1956, seperti kebanyakan
orang tua dulu, orang tua puspo bercita cita agar anaknya menjadi Pegawai
Negeri Sipil(PNS). Cita cita itu akhirnya terkabul, Ia menjadi guru SMU di
Muntilan.
Awalnya dia bahagia menjadi guru tapi ia merasa tak bisa
mengembangkan diri, kurang bebas dan tak bisa menciptakan hal hal baru.Akhirnya
Ia berhenti jadi guru.
Setelah berhenti jadi guru tahun 1987, ia kembali ke Solo. Ia
teringat pesan Almarhum Ayahnya jika buka usaha, usahanya adalah Ayam Bakar. Ia
membuka Ayam goreng kaki lima di kleco Solo. Tahun
1989 Ia hijrah ke Medan . Selama 2 tahun ia menjadi guru di Bagan siapi api.
Berbekal simpanannya selama jadi guru, Ia membuka warung Ayam Bakar di Daerah
Polonia Medan.
Banyak hambatan yang dialaminya, mulai istri dan mertuanya yang
menyuruh kembali jadi guru. Hambatan lain adalah dagangannya yang tidak laku.
Berkat kesabaran dan ketekunannya Usahanya mulai maju, tapi saat itu pula ia
diusir dari warung yang dikontraknya oleh yang punya. Malam itu juga Ia
mendirikan warung di dekat warung yang lama.
Dengan susah payah warungnya mulai untung , berkat bantuan
berbagai pihak kini usahanya telah di Franchise kan . Tersebar hamper seluruh
kota besar di Indonesia.
Sumber : Buku Pengusaha Muslim
Jumat, 12 Oktober 2012
MERTUA
Suatu pagi di tahun 1999 Mertua yang kini alamarhum bertanya pada saya.
" Hombing,,Sebenarnya berapa gajimu?".
Sedikit bangga lalu saya jawab.
"Tiga juta pak".
Mertua saya balik berkata,
" Oh...segitunya, kalau begitu berhenti aja kerja ikut Bapak ngangkut Sembako di pelabuhan Batu Ampar. Sekalian kamu jualan!".
" Hombing,,Sebenarnya berapa gajimu?".
Sedikit bangga lalu saya jawab.
"Tiga juta pak".
Mertua saya balik berkata,
" Oh...segitunya, kalau begitu berhenti aja kerja ikut Bapak ngangkut Sembako di pelabuhan Batu Ampar. Sekalian kamu jualan!".
Dengar ajakan Mertua itu saya terheran-heran, ternyata dengan pekerjaan selama ini saya banggakan tak ada apa-apanya sama Mertua.
Dari istri baru saya ketahui penghasilan Mertua rata2 Rp.500.000,- ( lima ratus ribu perhari ) . Mungkin mental belum siap saat itu karena saya nyaman dengan gaji segitu.
Dari istri baru saya ketahui penghasilan Mertua rata2 Rp.500.000,- ( lima ratus ribu perhari ) . Mungkin mental belum siap saat itu karena saya nyaman dengan gaji segitu.
Ternyata tak ada yang pasti di Indonesia ini. Zona nyaman saya jadi tak nyaman di akhir tahun 2003, karena perusahaan tempat saya kerja di jual oleh Pemerintah
Untuk itu kepada teman - teman semua yang kini mempunyai penghasilan lebih, tak salah mencari tambahan penghasilan di luar gaji yg sudah pasti diterima setiap bulan. Misalnya membuat kontrakkan, atau istri yg pandai membuat kue dsb. Mungkin anda lebih mengetahuinya lagi.
Untuk Almarhum Mertua,,,semoga tenang di Alam sana. Aamiin
Selasa, 12 Juni 2012
DUA PEMANCING YANG HEBAT
Diceritakan tentang sebuah
kejadian yang dialami dua orang pemancing yang sama-sama hebat, berinisial A
dan B. Keduanya selalu mendapatkan banyak ikan. Pernah mereka didatangi oleh 10
pemancing lain ketika memancing di sebuah danau. Seperti biasa, keduanya
mendapatkan cukup banyak ikan. Sedangkan 10 pemancing lainnya hanya bisa gigit
jari, karena tak satupun ikan menghampiri kail mereka.
Ke sepuluh pemancing amatir itu ingin sekali belajar cara memancing kepada kedua pemancing hebat tersebut. Tetapi keinginan mereka tidak direspon oleh pemancing berinisial A. Sebaliknya, pemancing
berinisial A tersebut menunjukkan sikap kurang senang dan terganggu oleh kehadiran pemancing-pemancing amatir itu. Tetapi pemancing berinisial B menunjukkan sikap yang berbeda. Ia bersedia menjelaskan tehnik memancing yang baik kepada ke-10 pemancing lainnya, dengan syarat masing-masing diantara mereka harus memberikan seekor ikan kepada B sebagai bonus jika masing-masing
diantara mereka mendapatkan 10 ekor ikan. Tetapi jika jumlah ikan tangkapan masing-masing diantara mereka kurang dari 10, maka merekatidak perlu memberikan apapun.
Persyaratan tersebut disetujui, dan mereka dengan cepat belajar tentang tehnik memancing kepada B. Dalam waktu dua jam, masing-masing diantara pemancing itu mendapatkan sedikitnya sebakul ikan. Otomatis si B mendapatkan banyak keuntungan. Disamping mendapatkan `bonus' ikan dari masing-masing pemancing bimbingannya, si B juga mendapatkan 10 orang teman baru. Sementara pemancing A, yang pelit membagi ilmu, tidak mendapatkan keuntungan sebesar keuntungan yang didapatkan si B.
Pesan Moral:
Kisah di atas menunjukkan bahwa ilmu pengetahuan akan jauh lebih bermanfaat bila diamalkan. "Hanya dengan cara kita mengembangkan orang lain yang membuat kita berhasil selamanya," kata Harvey S. Fire Stone. Karena tindakan tersebut disamping menjadikan kita lebih menguasai ilmu pengetahuan, kita juga mendapatkan keuntungan dari segi finansial, pengembangan hubungan sosial, dan lain sebagainya. "Jika Anda membantu lebih banyak orang untuk mencapai impiannya, impian Anda akan tercapai," imbuh Zig Ziglar, seorangmotivator ternama di Amerika Serikat.
Bentuk pemberian tak harus berupa uang, ilmu pengetahuan dan lain sebagainya, melainkan juga dalam bentuk kasih sayang, perhatian, loyalitas, motivasi, bimbingan dan lain sebagainya semampu yang dapat kita berikan. "Make yourself necessary to somebody. – Jadikan dirimu berarti bagi orang lain," kata Ralph Waldo Emerson. Kebiasaan memberi seperti itu selain memudahkan kita memperluas jalinan hubungan sosial, tetapi juga membangun optimisme karena merasa kehidupan kita lebih berarti.[aho]
Ke sepuluh pemancing amatir itu ingin sekali belajar cara memancing kepada kedua pemancing hebat tersebut. Tetapi keinginan mereka tidak direspon oleh pemancing berinisial A. Sebaliknya, pemancing
berinisial A tersebut menunjukkan sikap kurang senang dan terganggu oleh kehadiran pemancing-pemancing amatir itu. Tetapi pemancing berinisial B menunjukkan sikap yang berbeda. Ia bersedia menjelaskan tehnik memancing yang baik kepada ke-10 pemancing lainnya, dengan syarat masing-masing diantara mereka harus memberikan seekor ikan kepada B sebagai bonus jika masing-masing
diantara mereka mendapatkan 10 ekor ikan. Tetapi jika jumlah ikan tangkapan masing-masing diantara mereka kurang dari 10, maka merekatidak perlu memberikan apapun.
Persyaratan tersebut disetujui, dan mereka dengan cepat belajar tentang tehnik memancing kepada B. Dalam waktu dua jam, masing-masing diantara pemancing itu mendapatkan sedikitnya sebakul ikan. Otomatis si B mendapatkan banyak keuntungan. Disamping mendapatkan `bonus' ikan dari masing-masing pemancing bimbingannya, si B juga mendapatkan 10 orang teman baru. Sementara pemancing A, yang pelit membagi ilmu, tidak mendapatkan keuntungan sebesar keuntungan yang didapatkan si B.
Pesan Moral:
Kisah di atas menunjukkan bahwa ilmu pengetahuan akan jauh lebih bermanfaat bila diamalkan. "Hanya dengan cara kita mengembangkan orang lain yang membuat kita berhasil selamanya," kata Harvey S. Fire Stone. Karena tindakan tersebut disamping menjadikan kita lebih menguasai ilmu pengetahuan, kita juga mendapatkan keuntungan dari segi finansial, pengembangan hubungan sosial, dan lain sebagainya. "Jika Anda membantu lebih banyak orang untuk mencapai impiannya, impian Anda akan tercapai," imbuh Zig Ziglar, seorangmotivator ternama di Amerika Serikat.
Bentuk pemberian tak harus berupa uang, ilmu pengetahuan dan lain sebagainya, melainkan juga dalam bentuk kasih sayang, perhatian, loyalitas, motivasi, bimbingan dan lain sebagainya semampu yang dapat kita berikan. "Make yourself necessary to somebody. – Jadikan dirimu berarti bagi orang lain," kata Ralph Waldo Emerson. Kebiasaan memberi seperti itu selain memudahkan kita memperluas jalinan hubungan sosial, tetapi juga membangun optimisme karena merasa kehidupan kita lebih berarti.[aho]
Sumber: Andrew Ho.
Andrew Ho adalah seorang pengusaha,
motivator, dan penulis buku-buku best seller.
Senin, 23 April 2012
LULUSAN SD JADI PENGUSAHA, SARJANA JADI KARYAWAN
TEMPO.CO, Jakarta - Kementerian Koperasi dan
Usaha Kecil Menengah mencatat angka lulusan sarjana (S1) kalah telak dari
lulusan sekolah dasar dalam hal memulai menjadi seorang pengusaha.
"Datanya diolah dari data yang kami dapat dari Kementerian
Pendidikan," ujar Deputi Pengembangan Kewirausahaan Kementerian Koperasi,
Taty Ariati, Sabtu, 7 April 2012.
Berdasarkan data itu minat lulusan sekolah menengah umum untuk menjadi pelaku usaha kecil dan menengah hanya 22,63 persen. Angka ini kalah dibanding minat dari lulusan SD dan sekolah menengah pertama yang mencapai 32,46 persen. Adapun lulusan perguruan tinggi hanya 6,14 persen. Taty menyatakan data tersebut bisa menjadi catatan bahwa kurikulum pendidikan yang diajarkan di bangku sekolah saat ini cenderung tidak mendorong seseorang berminat menjadi seorang wirausahawan, tapi lebih tertarik bekerja kantoran.
Sekolah tidak lebih banyak mengajarkan keterampilan bagi peserta
didik, sehingga cakap dalam persaingan usaha. Hal itu semakin kuat karena
hingga kini budaya sebagian masyarakat Indonesia, sebagian besar orang tua,
masih berharap anak-anaknya dapat menjadi karyawan sebuah perusahaan ketimbang
membuka usaha sendiri.
"Kesannya ketika makin tinggi (tingkat pendidikannya), orang
malas jadi pengusaha UKM karena di bayangannya mereka inginnya jadi
karyawan," ujar dia.
Melihat fenomena itu lembaganya terus memberikan edukasi dan
informasi bagi lulusan sekolah berbagai tingkatan untuk menjadi pengusaha,
sehingga semakin banyak lapangan kerja baru. "Mereka (UKM) itu tidak
bergantung pada peluang kerja yang diberikan pihak lain. Justru mereka membuat
(peluang) sendiri," kata dia.
JAYADI SUPRIADIN
Sumber: http://tempo.co
Minggu, 23 Oktober 2011
11 KISAH MOTIVASI
1. Ada dua
orang, bapak dan anaknya melihat sebuah mobil impor yang sangat mewah. Dengan
nada yang tidak pantas si anak berkata kepada ayahnya, “Orang yang duduk dalam
mobil jenis ini, pastilah orang yang berpengetahuan sangat minim!” Ayahnya lalu
mejawab secara sepintas lalu, “Orang yang mengucapkan kata-kata semacam ini,
dalam sakunya pasti tidak ada duit!” Bagaimana pandangan Anda mengenai masalah
ini, apakah juga mencerminkan sikap sebenarnya dalam hati Anda?
2. Setelah makan malam, seorang ibu dan putrinya bersama-sama mencuci mangkuk dan piring, sedangkan ayah dan putranya menonton TV di ruang tamu. Mendadak, dari arah dapur terdengar suara piring yang pecah, kemudian sunyi senyap. Si putra memandang ke arah ayahnya dan berkata, “Pasti ibu yang memecahkan piring itu.” “Bagaimana kamu tahu?” kata si Ayah. “Karena tak terdengar suara dia memarahi orang lain.” Kita semua sudah terbiasa menggunakan standar yang berbeda melihat orang lain dan memandang diri sendiri, sehingga acapkali kita menuntut orang lain dengan serius, tetapi memperlakukan diri sendiri dengan penuh toleran.
3. Ada dua grup pariwisata yang pergi bertamasya ke pulau Yi Do di Jepang. Kondisi jalannya sangat buruk, sepanjang jalan terdapat banyak lubang. Salah satu pemandu berulang-ulang mengatakan keadaan jalannya persis seperti orang yang jerawatan. Sedangkan pemandu yang satunya lagi berbicara kepada para turisnya dengan nada puitis, “Yang kita lalui sekarang ini adalah jalan protokol ternama di Yi Do yang bernama jalan berdekik yang mempesona.” Walaupun keadaannya sama, namun pikiran yang berbeda akan menimbulkan sikap yang berbeda pula. Pikiran adalah suatu hal yang sangat menakjubkan, bagaimana berpikir, keputusan berada di tangan Anda.
4. Murid kelas 3 SD yang sama, mereka memiliki cita-cita yang sama pula yaitu menjadi badut. Guru dari Tiongkok pasti mencela, “Tidak mempunyai cita-cita yang luhur, anak yang tidak bisa dibina!”
Sedangkan guru dari Barat akan bilang, “Semoga Anda membawakan kecerian bagi seluruh dunia!” Kita sebagai angkatan tua, bukan hanya lebih banyak menuntut daripada memberi semangat, malahan sering membatasi definisi keberhasilan dengan arti yang sempit.
5. Istri sedang memasak di dapur. Suami yang berada di sampingnya mengoceh tak berkesudahan, “Pelan sedikit, hati-hati! Apinya terlalu besar. Ikannya cepat dibalik, minyaknya terlalu banyak!”
Istrinya secara spontan menjawab, “Saya mengerti bagaimana cara memasak sayur.” Suaminya dengan tenang menjawab, “Saya hanya ingin dirimu mengerti bagaimana perasaan saya … saat saya sedang mengemudikan mobil, engkau yang berada disamping mengoceh tak ada hentinya.” Belajar memberi kelonggaran kepada orang lain itu tidak sulit, asalkan Anda mau dengan serius berdiri di sudut dan pandangan orang lain melihat suatu masalah.
6. Sebuah bus yang penuh dengan muatan penumpang sedang melaju dengan cepat menelusuri jalanan yang menurun, ada seseorang yang mengejar bus ini dari belakang. Seorang penumpang menjengukkan kepala keluar jendala bus dan berkata dengan orang yang mengejar bus, “Hai kawan! Sudahlah Anda tak mungkin bisa mengejar!” “Saya harus mengejar dia…” Dengan nafas tersenggal-senggal dia menjawab, “Saya adalah pengemudi dari bus ini!” Ada sebagian orang harus berusaha keras dengan sangat serius, jika tidak demikian, maka akibatnya akan sangat tragis! Namun juga dikarenakan harus menghadapi dengan sekuat tenaga, maka kemampuan yang masih terpendam dan sifat-sifat khusus yang tidak diketahui oleh orang lain selama ini akan sepenuhnya muncul keluar.
7. Si A : “Tetangga yang baru pindah itu sungguh jahat, kemarin tengah malam dia datang ke rumah saya dan terus menerus menekan bel di rumah saya.”
Si B : “Memang sungguh jahat! Adakah Anda segera melapor polisi?”
Si A : “Tidak. Saya menganggap mereka orang gila, yang terus menerus meniup terompet kecil saya.” Semua kejadian pasti ada sebabnya, jika sebelumnya kita bisa melihat kekurangan kita sendiri, maka jawabannya pasti berbeda.
8. Zhang San sedang mengemudikan mobil berjalan di jalan pegunungan, ketika dengan santai menikmati pemandangan yang indah, mendadak dari arah depan datang sebuah truk barang. Si sopir truk membuka jendela dan berteriak dengan keras, “Babi!” Mendengar suara ini Zhang San menjadi emosi, dia juga membuka jendela memaki, “Kamu sendiri yang babi!” Baru saja selesai memaki, dia telah bertabrakan dengan gerombolan babi yang sedang menyeberangi jalan. Jangan salah tafsir maksud kebaikan dari orang lain, hal tersebut akan menyebabkan kerugian Anda, juga membuat orang lain terhina.
9. Seorang bocah kecil bertanya kepada ayahnya, “Apakah menjadi seorang ayah akan selalu mengetahui lebih banyak dari pada anaknya?”
Ayahnya menjawab, “Sudah tentu!”
“Siapa yang menemukan listrik?”
“Edison.”
“Kalau begitu mengapa bukan ayah Edison yang menemukan listrik?”
Pakar acapkali adalah kerangka kosong yang tidak teruji, lebih-lebih pada zaman pluralis terbuka sekarang ini.
10. Ketika mandi Toto kurang hati-hati telah menelan sebongkah kecil sabun, ibunya dengan gugup menelpon dokter rumah tangga minta pertolongan. Dokter berkata, “Sekarang ini saya masih ada beberapa pasien, mungkin setengah jam kemudian saya baru bisa datang ke sana.” Ibu Toto bertanya, “Sebelum Anda datang, apa yang harus saya lakukan? Dokter itu menjawab, “Berikan Toto secangkir air putih untuk diminum, kemudian melompat-lompat sekuat tenaga, maka Anda bisa menyuruh Toto meniupkan gelembung busa dari mulut untuk menghabiskan waktu.” Jika peristiwa sudah terjadi, mengapa tidak dihadapi dengan tenang dan yakin. Dari pada khawatir lebih baik berlega, dari pada gelisah lebih baik tenang.
11. Sebuah gembok yang sangat kokoh tergantung di atas pintu, sebatang tongkat besi walaupun telah menghabiskan tenaga besar, masih juga tidak bisa membukanya. Kuncinya datang, badan kunci yang kurus itu memasuki lubang kunci, hanya diputar dengan ringan, ‘plak’ gembok besar itu sudah terbuka. Hati dari setiap insan, persis seperti pintu besar yang telah terkunci, walaupun Anda menggunakan batang besi yang besar pun tak akan bisa membukanya. Hanya dengan mencurahkan perhatian, Anda baru bisa merubah diri menjadi sebuah anak kunci yang halus, masuk ke dalam sanubari orang lain.
Sumber:
http://bukucatatan-part1.blogaspot.com
DUA JALAN DALAM KEHIDUPAN
J.S. Adams pernah menceritakan di dalam bukunya, “Allegories
of Life” tentang dua orang pria yang akan menuju sebuah lembah yang
indah dan subur, namun mereka harus melalui sebuah hutan yang sangat lebat
untuk sampai ke sana. Orang-orang mengatakan bahwa jalan yang harus ditempuh
gelap dan penuh halangan, tapi jika sampai maka semua akan terbayar.
Maka, kedua orang pria tadi pun memulai perjalanan secara
bersama-sama di pagi hari. Lama kelamaan, pria pertama menjadi semakin tidak
sabar karena susahnya medan yang ditempuh.
Pria pertama memutuskan untuk secepat mungkin sampai ke lembah. Ia
tak peduli semak belukar atau tanaman-tanaman tajam yang harus ia hadapi. Ia
terus saja menerjang, meskipun semua badannya menjadi sakit.
Ia pun berlari secepat mungkin, sehingga temannya tertinggal.
Setelah perjuangannya menembus hutan, ia pun akhirnya sampai di lembah
tujuannya, meski sekujur tubuhnya sakit. Orang-orang di sekitar lembah pun
memutuskan untuk menolong dan merawatnya.
Ketika pria pertama tadi sudah sampai di lembah, pria kedua masih
berada di belakang.
Apa yang dilakukannya? Ternyata ia menggunakan kampak untuk
memotong semak belukar dan tanaman yang mengganggu di sepanjang jalannya menuju
lembah. Meskipun butuh waktu lebih lama, ia memilih untuk mempermudah jalan
untuk dirinya sendiri sekaligus bagi orang lain yang nantinya ingin menuju ke
lembah.
Hari demi hari ia lewati, dan akhirnya ia sampai ke lembah yang
dimaksud. Sesampainya di sana, ia pun bertemu temannya yang masih terbaring
sakit.
Keesokan harinya, pria yang membuat jalan di hutan tadi kemudian
langsung bisa bekerja bersama penduduk di sana, sementara temannya masih tak
bisa berbuat apa-apa.
Dan setelah itu, banyak orang mulai berdatangan ke lembah yang
indah tersebut melewati jalan yang telah dibuat oleh pria kedua tadi.
Dari cerita ini, J.S. Adams menekankan bahwa ada dua jalan
mengarungi kehidupan. Pertama seperti yang dilakukan pria pertama tadi yang
hanya memikirkan diri sendiri untuk sampai ke tujuan dan kemudian
perjalanannya berakhir, atau seperti pria kedua yang mau membuka jalan
untuk orang lain, sehingga mereka mendapat berkah dan manfaat dari apa yang
telah ia lakukan.
Sumber:
http://justelsa.com
Selasa, 03 Mei 2011
DURIAN BISA MENGATASI SUSAH TIDUR
Jakarta, Durian bisa jadi merupakan salah satu buah yang dibenci oleh beberapa orang karena baunya yang menyangat. Tapi ternyata salah satu kandungan dari buah durian bisa menghilangkan kegelisahan hingga mengatasi insomnia.
Konsumsi durian yang berlebihan memang bisa berbahaya bagi tubuh seperti meningkatkan kadar kolesterol dalam darah. Namun buah ini sebenarnya juga mengandung nutrisi lainnya seperti vitamin B, C, E dan zat besi.
Selain itu buah yang dikenal dengan julukan King of Fruits ini ternyata mengandung banyak asam amino yang bernama triptofan. Jenis asam amino ini diketahui bisa membantu mengurangi kecemasan, depresi hingga mengatasi insomnia, seperti dikutip dari Healtharena.net, Sabtu (7/5/2011).
Hal ini dikarenakan tingkat tinggi asam amino triptofan yang terkandung dalam buah durian bisa menimbulkan perasaan euforia dengan meningkatkan kadar serotonin di dalam otak. Jika seseorang sudah merasa tenang maka akan mudah baginya untuk beristirahat atau tidur.
Meski demikian seseorang tidak boleh berlebihan dalam mengonsumsi durian, tapi cukup konsumsi sebanyak 100 gram saja karena dalam 100 gram tersebut nutrisi yang didapatkan oleh seseorang sudah cukup.
Ahli gizi menganalisis setiap jenis durian memiliki nilai energi yang berbeda-beda antara 129-181 kalori per 100 gram durian. Namun pada durian yang memiliki rasa super manis, nilai kalorinya bisa meningkat. Misalnya jenis durian monthong diperkirakan dari 600 gram menghasilkan total kalori sebesar 978 kalori.
Di sisi lain, buah durian ini ternyata juga memiliki manfaat lagi selain untuk mengatasi kecemasan dan insomnia. Bagian yang bisa digunakan juga tak sebatas daging buahnya saja, namun mulai dari kulit hingga daunnya bisa bermanfaat.
Tapi jika setelah mengonsumsi durian tubuh justru merasa tidak enak atau menjadi pusing, maka coba dicek lagi berapa banyak durian yang sudah dikonsumsi dan apa yang dimakan bersamaan dengan durian tersebut.
Sumber:health.detik.com
Rabu, 23 Maret 2011
PETUAH - PETUAH BOB SADINO
Setiap orang
punya perjalanan hidup yang berbeda-beda dan menerjemahkan perjalanan hidupnya
pun tak akan sama kedalam petuah-petuah kata yang bermakna.
Demikian pula
dengan sosok Bob Sadino yang ber-azzam untuk tidak membawa ilmu yang
dimilikinya keliang kubur sebelum di ajarkan kepada anak bangsa ini.
Berikut
tulisan-tulisan Beliau, semoga bermanfaat.
1. Terlalu Banyak
Ide – Orang “pintar” biasanya banyak ide, bahkan mungkin telalu banyak ide,
sehingga tidak satupun yang menjadi kenyataan. Sedangkan orang “bodoh” mungkin
hanya punya satu ide dan satu itulah yang menjadi pilihan usahanya
2. Miskin Keberanian
untuk memulai – Orang “bodoh” biasanya lebih berani dibanding orang “pintar”,
kenapa ? Karena orang “bodoh” sering tidak berpikir panjang atau banyak
pertimbangan. Dia nothing to lose. Sebaliknya, orang “pintar” telalu banyak
pertimbangan.
3. Telalu Pandai
Menganalisis – Sebagian besar orang “pintar” sangat pintar menganalisis. Setiap
satu ide bisnis, dianalisis dengan sangat lengkap, mulai dari modal, untung
rugi sampai break event point. Orang “bodoh” tidak pandai menganalisis,
sehingga lebih cepat memulai usaha.
4. Ingin Cepat
Sukses – Orang “Pintar” merasa mampu melakukan berbagai hal dengan
kepintarannya termasuk mendapatkahn hasil dengan cepat. Sebaliknya, orang
“bodoh” merasa dia harus melalui jalan panjang dan berliku sebelum mendapatkan
hasil.
5. Tidak Berani
Mimpi Besar – Orang “Pintar” berlogika sehingga bermimpi sesuatu yang secara
logika bisa di capai. Orang “bodoh” tidak perduli dengan logika, yang penting
dia bermimpi sesuatu, sangat besar, bahkan sesuatu yang tidak mungkin dicapai
menurut orang lain.
6. Bisnis Butuh
Pendidikan Tinggi – Orang “Pintar” menganggap, untuk berbisnis perlu tingkat
pendidikan tertentu. Orang “Bodoh” berpikir, dia pun bisa berbisnis.
7. Berpikir
Negatif Sebelum Memulai – Orang “Pintar” yang hebat dalam analisis, sangat
mungkin berpikir negatif tentang sebuah bisnis, karena informasi yang berhasil
dikumpulkannya sangat banyak. Sedangkan orang “bodoh” tidak sempat berpikir
negatif karena harus segera berbisnis.
8. Maunya
Dikerjakan Sendiri – Orang “Pintar” berpikir “aku pasti bisa mengerjakan
semuanya”, sedangkan orang “bodoh” menganggap dirinya punya banyak
keterbatasan, sehingga harus dibantu orang lain.
9. Miskin
Pengetahuan Pemasaran dan Penjualan – Orang “Pintar” menganggap sudah
mengetahui banyak hal, tapi seringkali melupakan penjualan. Orang “bodoh”
berpikir simple, “yang penting produknya terjual”.
10. Tidak Fokus –
Orang “Pintar” sering menganggap remeh kata Fokus. Buat dia, melakukan banyak
hal lebih mengasyikkan. Sementara orang “bodoh” tidak punya kegiatan lain
kecuali fokus pada bisnisnya.
11. Tidak Peduli
Konsumen – Orang “Pintar” sering terlalu pede dengan kehebatannya. Dia merasa
semuanya sudah Oke berkat kepintarannya sehingga mengabaikan suara konsumen.
Orang “bodoh” ?. Dia tahu konsumen seringkali lebih pintar darinya.
12. Abaikan
Kualitas -Orang “bodoh” kadang-kadang saja mengabaikan kualitas karena memang
tidak tahu, maka tinggal diberi tahu bahwa mengabaikan kualitas keliru.
Sednagnkan orang “pintar” sering mengabaikan kualitas, karena sok tahu.
13. Tidak Tuntas
– Orang “Pintar” dengan mudah beralih dari satu bisnis ke bisnis yang lain
karena punya banyak kemampuan dan peluang. Orang “bodoh” mau tidak mau harus
menuntaskan satu bisnisnya saja.
14. Tidak Tahu
Pioritas – Orang “Pintar” sering sok tahu dengan mengerjakan dan memutuskan
banyak hal dalam waktu sekaligus, sehingga prioritas terabaikan. Orang “Bodoh”
? Yang paling mengancam bisnisnyalah yang akan dijadikan pioritas
15. Kurang Kerja
Keras dan Kerja Cerdas – Banyak orang “Bodoh” yang hanya mengandalkan semangat
dan kerja keras plus sedikit kerja cerdas, menjadikannya sukses dalam
berbisnis. Dilain sisi kebanyakan orang “Pintar” malas untuk berkerja keras dan
sok cerdas,
16.
Menacampuradukan Keuangan – Seorang “pintar” sekalipun tetap berperilaku bodoh
dengan dengan mencampuradukan keuangan pribadi dan perusahaan.
17. Mudah
Menyerah – Orang “Pintar” merasa gengsi ketika gagal di satu bidang sehingga
langsung beralih ke bidang lain, ketika menghadapi hambatan. Orang “Bodoh”
seringkali tidak punya pilihan kecuali mengalahkan hambatan tersebut.
18. Melupakan
Tuhan – Kebanyakan orang merasa sukses itu adalah hasil jarih payah diri
sendiri, tanpa campur tangan “TUHAN”. Mengingat TUHAN adalah sebagai ibadah
vertikal dan menolong sesama sebagai ibadah horizontal.
19. Melupakan
Keluarga – Jadikanlah keluarga sebagai motivator dan supporter pada saat baru
memulai menjalankan bisnis maupun ketika bisnis semakin meguras waktu dan
tenaga
20. Berperilaku Buruk
– Setelah menjadi pengusaha sukses, maka seseorang akan menganggap dirinya
sebagai seorang yang mandiri. Dia tidak lagi membutuhkan orang lain, karena
sudah mampu berdiri diats kakinya sendiri.
Sumber : Bob Sadino
warisanoetomo.co.id
Minggu, 20 Februari 2011
DIPLOMASI SI KANCIL
Si Kancil..itulah gelar
yang diberikan kepada Alm.H.Adam Malik. Selain jadi mantan Wakil Presiden
dan Menteri Luar Negeri.
Sebelumnya beliau adalah seorang Wartawan.
Gelar tersebut diberikan kepadanya karena kepiawaian beliau berdiplomasi.
Teringat cerita guru sejarah saya saat sekolah di SMAN 5 Medan, beliau mencerikan kepiawaian Alm.
Adam Malik berdiplomasi dengan siapapun, baik itu orang asing ,pejabat tinggi
maupun orang biasa.
Suatu saat Adam
Malik berencana menghadiri pesta pernikahan anak pejabat tinggi , entah kenapa
mobil yang di kendarai beliau tersesat menuju tempat pesta seorang anak
Pesiunan Kopral, si Supir dan pengiring bermotor buru - buru hendak
memutar kendaraan karena menyadari salah alamat. Tapi Alm. Adam
Malik menyuruh berhenti karena beliau melihat Pensiunan Kopral tersebut datang
menyambutnya.
Terjadilah dialog antara
seorang Wakil Presiden dan seorang Pensiunan Kopral.
"Sebenarnya Bapak
hendak kemana..?' kata pensiunan kopral tersebut agak heran
"Saya sengaja
datang untuk mengucapkan selamat atas pernikahan anak Bapak". Sahut Adam
Malik sambil merangkul dan menepuk - nepuk pundak pensiunan Kopral tersebut.
Dapat dibayangkan
bagaimana gembiranya pensiunan kopral tersebut, betapa tidak pesta perkawinan
anak perempuannya dihadiri seorang Wakil Presiden. Walau hanya ucapan selamat ,
tapi itu melebihi kebanggan yang lain baginya.Itulah Almarhum H.Adam Malik.
Kenangan untuk Guru
Sejarah...........
HOMBING
Sabtu, 01 Januari 2011
BOB SADINO ( KEMCHICK & KEMFOOD)
Pengusaha
sukses yang terkenal dengan jaringan usaha Kemfood dan Kemchick-nya.
Penampilan yang serba cuek itu ternyata sejalan dengan pola pikirnya yang apa
adanya. Sebab, menurutnya, apa yang diraihnya saat ini adalah berkat pola pikir
yang apa adanya itu. Ia menyebut bahwa kesuksesannya didapat tanpa rencana,
semua mengalir begitu saja. Yang penting, adalah action dan berusaha total, dalam menggeluti apa
saja.
Totalitas Bob memang patut diacungi jempol, apalagi mengingat lika-liku jalan hidup yang telah ditempuhnya. Pria kelahiran Lampung, 9 Maret 1933 yang hanya lulusan SMA ini pernah mengenyam profesi dari sopir taksi hingga kuli bangunan untuk sekadar bertahan hidup.
Totalitas Bob memang patut diacungi jempol, apalagi mengingat lika-liku jalan hidup yang telah ditempuhnya. Pria kelahiran Lampung, 9 Maret 1933 yang hanya lulusan SMA ini pernah mengenyam profesi dari sopir taksi hingga kuli bangunan untuk sekadar bertahan hidup.
Saat
masa sulitnya, ia pernah hampir depresi. Tapi, ketika itu seorang temannya
mengajaknya memelihara ayam. Dari sanalah ia kemudian terinspirasi, bahwa kalau
ayam saja bisa memperjuangkan hidup, bisa mencapai target berat badan, dan
bertelur, tentunya manusia juga bisa. Itulah yang kemudian mengawali langkahnya
untuk berwirausaha. Ia pun kemudian memutuskan untuk makin menekuni usaha
ternak ayam.
Pada
awalnya, ia menjual telur beberapa kilogram per hari bersama istrinya. Mereka
menjual telur itu awalnya dari pintu ke pintu. Dan, dengan ketekunan dan
kemampuannya menjaga hubungan baik, telurnya makin laris. Dari sanalah kemudian
usahanya terus bergulir. Dari hanya menjual telur, ia lantas menjual aneka
bahan makanan. Itulah yang akhirnya menjadi cikal bakal supermarket Kemchick
miliknya. Ia kemudian juga merambah agribisnis khususnya holtikutura, mengelola
kebun-kebun yang banyak berisi sayur mayur untuk dijual pada orang asing
seperti orang Jepang dan Eropa. Hubungan baik dengan orang-orang asing inilah
yang kemudian makin membesarkan usahanya hingga ia akhirnya juga memiliki usaha
daging olahan Kemfoods.
Dalam
menjalankan setiap usahanya, Bob selalu menyebut dirinya tak punya kunci
sukses. Sebab, ia percaya bahwa setiap langkah sukses selalu diimbangi kegagalan, peras keringat, dan
bahkan jungkir balik. Menurutnya, uang adalah prioritas nomor sekian, yang
penting adalah kemauan, komitmen tinggi, dan selalu bisa menciptakan kesempatan
dan berani mengambil peluang.
Bob
menyebut, kelemahan banyak orang adalah terlalu banyak berpikir membuat rencana
sehingga tidak segera melangkah. Ia
mengatakan bahwa ketika orang hanya membuat rencana, karena merasa memiliki
ilmu yang melebihi orang lain, muncullah sifat arogan. Padahal, intinya
sebenarnya sederhana saja, lakukan dan selalu dengarkan saran dan keluhan
pelanggan. Bob membuktikan sendiri, ia yang hanya bermodal nekad, tapi
berlandaskan niat dan keyakinan, serta kerja keras pantang menyerah, tanpa
teori sukses ia pun bisa jadi seperti sekarang.
Sukses
itu bukan teori. Namun didapat dari perjuangan dan kerja keras, serta dilandasi
keyakinan kuat untuk mewujudkan cita-cita. Bob Sadino adalah contoh nyata bahwa
setiap orang bisa sukses asal mau membayar ”harga” dengan perjuangan tanpa
henti.
Sumber : andriewongso.com
Langganan:
Postingan (Atom)
ARSIP BLOG
-
►
2011
(6)
- ► Januari 2011 (1)
- ► Februari 2011 (1)
- ► Maret 2011 (1)
- ► Oktober 2011 (2)
-
►
2012
(3)
- ► April 2012 (1)
- ► Oktober 2012 (1)
-
►
2013
(3)
- ► Januari 2013 (1)
- ► Maret 2013 (1)
-
▼
2014
(5)
- ► Januari 2014 (1)
- ► Maret 2014 (1)
- ► April 2014 (1)













